Partai Bertekad Mewujudkan Politik yang Membangun Peradaban Catatan

Partai Bertekad Mewujudkan Politik yang Membangun Peradaban

[JAKARTA] Sejumlahpartai politik menyatakan tekad untuk mewujudkan politik yang membangun peradaban. Kekuasaan memang harus diraih agar ideologi partai bisa dijalankan, namun bukan berarti segala cara dihalalkan. Demikian rangkuman pendapat Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Nasdem Willy Aditya, politisi Partai Gerindra Sodik Mudhajid, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen)DPPPartaiDemokratHinca IPPandjaitan yang dihimpun SP di Jakarta, Selasa (12/9). Menurut WillyAditya, di sebuah...

Read more

Berpuisilah Dara Witaku Catatan

Berpuisilah Dara Witaku

Sedari dalam kandungan, kubacakan ayat suci, kisah, atau puisi di perut ibumu. Walau nadaku buta, tapi kata-kata tetap mengalir sebagai pesan cinta padamu.   Kita memang sering membaca buku cerita bersama, tapi dengan sadar aku tidak mengajarkan a,i,u,e,o padamu. Kubebaskan alam pikirmu berlayar seluas samudra dan kulepaskan imajimu menari-nari di ruang mimpi setinggi bintang di langit.   Aku ingin mengajakmu berpuisi, Daraku!   Karena kata bisa menjadi bejana rasa yang...

Read more

Cita-Citaku Jadi Gubernur Catatan

Cita-Citaku Jadi Gubernur

“Pa, Alif nggak pilih Ahok. Alif pilih Agus saja. Teman-teman di kelas pada pilih Agus, Pa!”   Begitulah cerita istriku dalam obrolan kami di suatu malam, menjelang tidur. Entah bagaimana hal ihwalnya, aku dan istriku juga tidak mengerti persisnya. Yang pasti, setelah itu Alif menyatakan, dia bercita-cita jadi seorang gubernur.   Anehnya kenapa gubernur yang dipilihnya. "Kenapa bukan yang lain, Nak? Kenapa bukan menjadi pemain bola seperti kegemaran keluarga kita yang...

Read more

JARAK KATA DAN LAKU Catatan

JARAK KATA DAN LAKU

“Hidup adalah perjuangan mewujudkan kata dalam tindakan. Perilaku adalah ekspresi dari kata yang terucap maupun tersirat, entah itu sebangun atau saling berlawanan!”     Aku tidak sedang menggunakan rumus aljabar untuk menakar seberapa jauh atau dekat antara kata dan laku. Karena mengurai kesatuan antara kata dan laku bukanlah dengan melihat satu atau dua peristiwa yang sudah terjadi dalam ke setiap patahan usia.   Awas, jangan tergigit lidah sendiri. Begitu...

Read more

Setelah Perang Berakhir Sebuah catatan untuk anakku Catatan

Setelah Perang Berakhir Sebuah catatan untuk anakku

30 Oktober 2014 “Bila saatnya tiba, aku harap kau belajar pada nilai yang berlaku di tengah bangsa ini. Seperti tradisi orang Bugis yang menggunakan tiga ujung dalam medan peperangannya, yakni ujung lidah, ujung badik, serta ujung kelaki-lakianmu” “Perang” itu telah usai, dan pesta kemenangan sukses digelar. Bak seorang raja baru, ia diarak dengan menunggangi kereta kencana melewati ribuan pasang mata yang telah lama menantikannya. Sebuah prosesi yang sangat...

Read more