Bedah Buku Moralitas Republiken dan Diskusi di Aula Soetandyo, FISIP Universitas Airlangga Berita

Bedah Buku Moralitas Republiken dan Diskusi di Aula Soetandyo, FISIP Universitas Airlangga

JATIMTIMES, SURABAYA – Partai NasDem menerapkan politik bebas dari mahar yang marak terjadi dalam setiap agenda politik seperti pilkada, pemilu maupun pilpres. 

Praktek mahar dapat mengalahkan visi-misi kepemimpinan dan menyingkirkan tokoh-tokoh yang memiliki integritas.

Wakil Sekjen DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengungkapkan, politik mahar tidak hanya akan membunuh potensi kader-kader pemimpin berprestasi dan berintegritas karena kalah dengan figur lain yang didukung kepentingan pemodal.

“Politik mahar tidak hanya menutup peluang orang baik untuk menjadi pemimpin tapi juga berpotensi menjadikan orang tidak baik berkuasa dan memimpin sebuah daerah. Ini jelas bahaya karena menyangkut potensi sumberdaya alam di daerah tersebut,” urai penulis buku “Moralitas Republikan” itu, dalam bedah buku dan diskusi di Aula Soetandyo, FISIP Universitas Airlangga (Unair), Jumat (21/10/2016).

Sementara itu, Ketua DPW bidang Agama dan Masyarakat Adat, Mochammad Eksan mengatakan, partai politik sebagai pilar demokrasi wajib mendorong kebijakan politik tanpa mahar, agar mampu menjaga moralitas bangsa ini dengan baik.

Pesta demokrasi bukan hanya mengantarkan seseorang untuk menjadi penguasa di suatu daerah. Tetapi memiliki tujuan yang lebih mulia, yaitu mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
Anggota Fraksi NasDem-Hanura DPRD Jatim ini mengaku, dirinya punya pengalaman saat pilkada Jember.

Saat itu, DPP Partai NasDem merekomendasi dr. Faida yang notabene bukan kader partai. Tapi karena dr. Faida figur yang baik dan punya integritas tetap kami dukung hingga menang saat pilkada 2015 lalu, dan saat ini menjadi Bupati.

“Jadi poinnya adalah kami patuh pada kebijakan partai dan mendukung figur yang baik, lepas dia itu kader atau non kader. Itu sudah kami implementasikan di Jember,” pungkas Eksan. (*)

 

bengkulu RASIS Toleransi PILKADA Surya Paloh Willy Aditya NasDem Kepri Surya Paloh Politik Gagasan Yemmi Livenda Dara Wita Anastasia 35 31 Dukung Kenaikan BBM KIH Nasdem Joko Widodo KIH Susilawati Kepri Kepri Damai Selat Malaka Damai Aceh War of Position on Asia Pacific Region I Kecurangan Pilpres Siskamling Tugas TNI Melawan Bencana Filsafat Barat Filsafat Timur Virtue Kebajikan Militer dan masyarakat Sipil Satpol PP Kewarganegaraan Moral Dimensi Moral Partikelir Keamanan Kontraktor Kinerja Citra Pelayanan Polisi Perang Amerika Serikat Jendral Soedirman Restorasi Virtue Militer Ideologi Ideologi KKP Perdamaian Wajib Militer demokrasi Hak Warga negara Wajib Militer human security Konvensi Politik Modern Mitos Semangat Pencerahan Restorasi Kepartaian U-19 Timnas INS Minang Kabau Filsafat kerja Minang Kabau Dialektika Rantau Solidaritas Visual Ironi Takdir Indonesia Negara Maritim Indonesia Semangat Pemuda Pemuda Republikanisme Uniform Civilian SBY POLRI TNI Defence Study Pertahanan Keamanan Defence Study Pertahanan Keamanan Tanda Tiga Lima 35 Joko Widodo Jokowi indonesia restorasi restorasi indonesia Indonesia di jalan restorasi Martir Demokrasi Kenaikan Gaji Mentri Nasdem Willy Aditya Gubernur Sumatera Barat Gubernur Sumatera Barat Catatan Adiwijaya Camilo Alif Alif Camilo Adiwijaya Parlemen Politik DPR

    0 Komentar Pada Artikel Ini

 

Tinggalkan Komentar