Jangan Ada Kawin Paksa untuk Ridwan Kamil Artikel

Jangan Ada Kawin Paksa untuk Ridwan Kamil

PARTAI-PARTAI politik pengusung Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat 2018-2023 secepatnya akan melakukan rapat konsolidasi. Agenda besar mereka ialah menentukan pendamping yang pas bagi pria yang disapa Kang Emil itu dalam mengarungi­ Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Salah satu hal yang perlu digarisbawahi ialah parpol pengusung tidak akan melakukan ‘kawin paksa’ alias memaksakan kehendak bahwa calon wakil Ridwan Kamil harus berasal dari partai mereka. Saat ini terdapat empat parpol yang siap mengusung Emil di Pilkada Jabar, yakni Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai NasDem.

Sekretaris Badan Pemenang­an Pemilu NasDem Willy Aditya mengatakan NasDem melalui Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa, akan menginisiasi konsolidasi partai pengusung Ridwan Kamil, pekan ini. Dalam forum itu, mereka akan membahas beberapa hasil survei yang terbaru, menentukan calon wakil gubernur, dan strategi pemenangan Pilkada Jawa Barat 2018.

“Komunikasi dan konsolidasi masih terus dilakukan di level provinsi oleh partai pengusung. Memang ada partai yang mengusulkan bebera­pa nama sebagai wakil Kang Emil, tapi itu masih simulasi. Kita tentu menghitung wakil harus memberikan daya ung­kit dalam beberapa hal, baik itu wilayah, latar belakang, maupun elektabilitas. NasDem tidak ingin ada kawin paksa,” jelasnya.

NasDem cenderung membebaskan Ridwan Kamil untuk memilih wakilnya, sedangkan Golkar menyodorkan nama Daniel Muttaqien, PPP memasangkannya dengan Bupati Tasikmalaya, Uu Ruhzanul Ulum. PKB menginginkan Ridwan Kamil bersanding dengan kadernya, Syaiful Huda.

Ketua Desk Pilkada DPP PKB, Daniel Johan, mengatakan keputusan mengenai calon pendamping Ridwan Kamil akan diambil secara musyawarah mufakat. “Melalui musyawarah mufakat dan hasilnya tergantung dari hasil pembahasan koalisi,” ujar Daniel.

Hal yang sama diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Misbakhun. “Pada saat rapat dan musyawarah tersebut akan dibuat kriteria yang paling pas untuk pendamping Ridwan Kamil,” jelasnya.

Peluang Dedi
Meski DPP Golkar telah menetapkan dukungan untuk Ridwan Kamil, dewan pengurus daerah (DPD) Golkar masih membuka kemungkinan untuk mengusung Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, untuk berkompetisi sebagai calon Gubernur Jawa Barat 2018-2023.

“Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat masih belum final karena belum ada yang mendaftarkan ke KPU provinsi,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Muhamad Yusuf, kemarin.

Yusuf mengatakan salah satu alasan kuat ialah semua DPD Golkar se-Jawa Barat pada musyawarah tingkat provinsi, beberapa waktu lalu, sudah sepakat mendukung dan siap memenangkan Dedi sebagai calon gubernur. “Kami masih percaya Dedi Mulyadi akan maju pada pesta demokrasi kali ini karena merupakan hasil kesepakatan DPD se-Jawa Barat,” tandasnya. (AD/BB/P-5)

Sumber berita: http://www.mediaindonesia.com/news/read/130683/jangan-ada-kawin-paksa-untuk-ridwan-kamil/2017-11-06

 

bengkulu RASIS Toleransi PILKADA Surya Paloh Willy Aditya NasDem Kepri Surya Paloh Politik Gagasan Yemmi Livenda Dara Wita Anastasia 35 31 Dukung Kenaikan BBM KIH Nasdem Joko Widodo KIH Susilawati Kepri Kepri Damai Selat Malaka Damai Aceh War of Position on Asia Pacific Region I Kecurangan Pilpres Siskamling Tugas TNI Melawan Bencana Filsafat Barat Filsafat Timur Virtue Kebajikan Militer dan masyarakat Sipil Satpol PP Kewarganegaraan Moral Dimensi Moral Partikelir Keamanan Kontraktor Kinerja Citra Pelayanan Polisi Perang Amerika Serikat Jendral Soedirman Restorasi Virtue Militer Ideologi Ideologi KKP Perdamaian Wajib Militer demokrasi Hak Warga negara Wajib Militer human security Konvensi Politik Modern Mitos Semangat Pencerahan Restorasi Kepartaian U-19 Timnas INS Minang Kabau Filsafat kerja Minang Kabau Dialektika Rantau Solidaritas Visual Ironi Takdir Indonesia Negara Maritim Indonesia Semangat Pemuda Pemuda Republikanisme Uniform Civilian SBY POLRI TNI Defence Study Pertahanan Keamanan Defence Study Pertahanan Keamanan Tanda Tiga Lima 35 Joko Widodo Jokowi indonesia restorasi restorasi indonesia Indonesia di jalan restorasi Martir Demokrasi Kenaikan Gaji Mentri Nasdem Willy Aditya Gubernur Sumatera Barat Gubernur Sumatera Barat Catatan Adiwijaya Camilo Alif Alif Camilo Adiwijaya Parlemen Politik DPR

    0 Komentar Pada Artikel Ini

 

Tinggalkan Komentar