NasDem Hindari Diskriminasi Rasial dalam Pilkada Kepri Berita

NasDem Hindari Diskriminasi Rasial dalam Pilkada Kepri

"Jangan sampai perbedaan SARA jadi bahan kampanye. Jangan gara-gara PILKADA, keharmonisan jadi luluh lantak."

Batam (Antara Kepri) - Partai Nasional Demokrat mengingatkan agar masyarakat Provinsi Kepulauan Riau menghindari diskriminasi rasial dalam Pemilihan Kepala Daerah Kepri demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

"Jangan sampai diskriminasi rasial memecah belah Kepri," kata Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Willy Aditya di Batam Kepri, Senin.

Menurut dia, Kepri itu bagaikan Indonesia mini. Penduduk Kepri berasal berbagai daerah di Indonesia, Sabang hingga Merauke.

Karenanya, isu Suku, Ras dan Agama sangat rentan dipermainkan di Pilkada Kepri.

"Jangan sampai perbedaan SARA jadi bahan kampanye. Jangan gara-gara Pilkada, keharmonisan jadi luluh lantak," kata dia.

Ia mengajak seluruh peserta Pilkada bertarung dalam balutan harmoni, Bhineka Tunggal Ika. "Pilkada dengan cara-cara bermartabat," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Willy yang juga Sekretaris Bappilu DPP Partai Nasdem itu juga meyakinkan partainya akan total dalam mendukung pasangan calon kepala daerah yang diusungnya.

Partai Nasdem mengusung pasangan Muhammad Sani-Nurdin Basirun dalam Pilkada Kepri dan pasangan Muhammad Rusi-Amsakar Ahmad dalam Pilkada Batam.

Di tempat yang sama, Calon Gubernur Kepri yang diusung Partai Nasdem, Muhammad Sani, menyatakan merangkul semua golongan, ras dan agama.

"Sani-Nurdin adalah tempat semua ras," kata calon gubernur petahana itu.

Gubernur Kepri 2010-2015 itu juga mengajak seluruh warga Kepri untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam pelaksanaan Pilkada.

Calon Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang didukung Partai Nasdem juga menyatakan hal serupa.

Ia menyesalkan adanya segelintir masyarakat yang memanfaatkan perbedaan untuk menarik simpatisan dan menyudutkan pihak lawan.

"Tapi tidak apa, semakin saya diserang, saya semakin populer," seloroh calon wali kota petahana itu. (Antara)

Sumber berita : klik disini

 

bengkulu RASIS Toleransi PILKADA Surya Paloh Willy Aditya NasDem Kepri Surya Paloh Politik Gagasan Yemmi Livenda Dara Wita Anastasia 35 31 Dukung Kenaikan BBM KIH Nasdem Joko Widodo KIH Susilawati Kepri Kepri Damai Selat Malaka Damai Aceh War of Position on Asia Pacific Region I Kecurangan Pilpres Siskamling Tugas TNI Melawan Bencana Filsafat Barat Filsafat Timur Virtue Kebajikan Militer dan masyarakat Sipil Satpol PP Kewarganegaraan Moral Dimensi Moral Partikelir Keamanan Kontraktor Kinerja Citra Pelayanan Polisi Perang Amerika Serikat Jendral Soedirman Restorasi Virtue Militer Ideologi Ideologi KKP Perdamaian Wajib Militer demokrasi Hak Warga negara Wajib Militer human security Konvensi Politik Modern Mitos Semangat Pencerahan Restorasi Kepartaian U-19 Timnas INS Minang Kabau Filsafat kerja Minang Kabau Dialektika Rantau Solidaritas Visual Ironi Takdir Indonesia Negara Maritim Indonesia Semangat Pemuda Pemuda Republikanisme Uniform Civilian SBY POLRI TNI Defence Study Pertahanan Keamanan Defence Study Pertahanan Keamanan Tanda Tiga Lima 35 Joko Widodo Jokowi indonesia restorasi restorasi indonesia Indonesia di jalan restorasi Martir Demokrasi Kenaikan Gaji Mentri Nasdem Willy Aditya Gubernur Sumatera Barat Gubernur Sumatera Barat Catatan Adiwijaya Camilo Alif Alif Camilo Adiwijaya Parlemen Politik DPR

    0 Komentar Pada Artikel Ini

 

Tinggalkan Komentar